Sabtu, 24 September 2011

TEH HANGAT


Kini ku nikmati nyanyian hujan di louar jendela kamarku
rintiknya berbisik menyebut namamu

Bersama secangkir teh hangat di sampingku
aromanya berikan ketenangan bagiku
seperti halnya dirimu yang bagi teh hangat ini

Kubayangkan kau ada di depanku
memegang 1 ge4las teh hangat denganku
sambil menikmati  nyanyian hujan sore ini
melodinya merdumembuat kita terhanyat dalam syahdu

Kini kita makin erat memengang segelas teh hangat
karena nyanyian hujan makin keras dan deras
kau pun beraliah dari tempatmu dan  duduk di sampingku
dan masih memegang erat segelas teh hangat

bisik hujuanpun makin keras dan deras
dan kau lepas teh hngat beralih memeluk erat tubuhku
hujanpun cemburu akan aku dan dirimu
akhirnya diapun lenggang berlalu

Tapi kau tetap erat memelukku dan pelukmu,
melebihi teh hangat yang kita lepas
dan akhirnya ku ucapkan kepadamu
sungguh indah hidup di imajiku

1 komentar: