Hujanpun mempercepat kelam
Titik airnya yang tajam menambah muram..
Kesenduanku yang tak padam berteman jarum jam
Aku aku menyendiri di balik selimut malam
Menahan sendu yang teramat dalam
Dan akhirnya….
Sungaipun tak tertahankan
Mengalir melewati tepian pipiku
Membasahi setiap keeping kenangan
Saat bersamamu saat disisimu
Tanpa ada sendu penghabisan
Ku tetetap basahi setiap keeping kenangan
Denan berat ku ucapkan selamat tinggal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar